Senin, 16 Mei 2016

Antara Pemimpin dan Sang Khalik


Seorang pemimpin besar pasti sangat berharga waktunya. Sulit sekali untuk bertemu dengannya. Kesibukan yang merupakan rutinitasnya membuat harga waktu yang diberikan sangat mahal.
Jika seorang pemimpin meluangkan waktu untuk bertemu dengan yang dipimpin, maka yang dipimpin harus menghargai dan menghormati pemimpin yang telah meluangkan waktu di sela-sela kesibukannya.
Namun satu hal yang disayangkan adalah mengebelakangkan waktu untuk bertemu dengan Yang Maha Kuasa.
Ketika sang pemimpin datang dengan waktunya yang sangat berharga, membuat yang dipimpin harus tetap mendengarkannya. Kekeliruan ini terjadi ketika dua waktu bertemu. Waktu untuk menghormati kedatangan sang pemimpin yang mungkin dilain waktu belum tentu bisa meluangkan waktunya dengan waktu datangnya untuk Bertemu dengan Sang Khalik.
Cenderung yang dipimpin lebih memilih menunggu selesai pertemuan dengan sang pemimpin daripada memilih bertemu dengan Yang Maha Kuasa. Dengan perkataan "Hanya 15 menit saja" atau "Sebentar saja" atau juga "silahkan Shalat tapi satu per satu, tidak mungkin dibubarkan utk shalat, krn nanti jam sekian Pemimpin ada agenda lain".

Saya berharap dan merindukan pemimpin yang lebih mengutamakan Shalat (Allah, Sang Khalik) daripada Jual Beli (aktivitas duniawi).

Dan suatu saat saya menjadi pemimpin seperti yang Rasulullah SAW contohkan kepada umatnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Visitor

Diberdayakan oleh Blogger.

Contact Gue

Email Gue: mahmudsalamfarsani@gmail.com

Recent Posts

085762112866

Mengapa?

Semuanya karena Allah SWT. Mengharapkan Ridhonya Allah. Dan bershalawat kepada Rasulullah SAW.